

Pemuda Jujur yang Sukses Berdagang
A. Awal Nabi Muhammad saw. Jadi Agen Dagang
Nabi Muhammad saw. memulai kariernya sebagai agen dagang. Beliau menjualkan barang milik orang lain dan mendapat bagian dari keuntungannya. Saat itu, beliau belum punya barang sendiri, tapi sudah dikenal jujur dan bisa dipercaya.
Karena kejujuran dan kerja kerasnya, banyak orang ingin menitipkan dagangan kepada beliau. Lama-lama, Nabi Muhammad saw. bisa menabung dari hasil usaha itu. Seperti anak sekolah yang rajin bantu jualan teman, lalu bisa buka usaha kecil sendiri.
B. Dagangnya Sampai ke Luar Kota dan Luar Negeri
Nabi Muhammad saw. tidak hanya berdagang di Mekkah. Beliau ikut rombongan dagang ke kota-kota jauh seperti Yaman dan Syam (sekarang wilayah Suriah). Itu seperti orang zaman sekarang yang berdagang ke luar kota bahkan ke luar negeri.
Dengan berdagang jarak jauh, keuntungan yang didapat bisa lebih besar. Barang dari Mekkah dijual di luar negeri dengan harga tinggi, lalu beliau membawa pulang barang yang laku di Mekkah. Kalau dihitung sekarang, untungnya bisa mencapai puluhan miliar rupiah.
C. Jujur dan Pintar Mengatur Dagangannya
Nabi Muhammad saw. sangat jujur dalam berdagang. Kalau ada barang yang kurang bagus, beliau tetap memberitahu pembelinya. Beliau tidak pernah menipu atau curang dalam berdagang. Karena itu, banyak orang lebih suka membeli dari beliau.
Selain jujur, Nabi Muhammad saw. juga pandai memilih waktu dan tempat yang tepat untuk berdagang. Beliau tahu kapan harga sedang bagus dan kapan harus berhati-hati. Sikap ini membuat dagangannya berkembang pesat dan jarang merugi.
D. Usahanya Besar dan Hasilnya Melimpah
Karena pintar dan jujur, Nabi Muhammad saw. berhasil membangun usaha yang besar. Beliau punya barang dagangan sendiri, ikut rombongan dagang besar, dan dipercaya membawa barang mahal milik para saudagar kaya.
Menurut para ahli sejarah, kekayaan Nabi Muhammad saw. dari hasil dagangnya bisa setara dengan 15 sampai 80 miliar rupiah bila dihitung dengan uang zaman sekarang. Ini menunjukkan bahwa beliau adalah seorang pengusaha sukses di masanya.
E. Tetap Rendah Hati Meskipun Sudah Sukses
Walaupun sudah menjadi pedagang sukses, Nabi Muhammad saw. tetap hidup sederhana. Beliau tidak sombong, tidak boros, dan suka membantu orang-orang yang membutuhkan. Kesuksesan tidak membuat beliau berubah sikap.
Dari kisah Nabi Muhammad saw. ini, kita belajar bahwa orang yang benar-benar sukses adalah yang tetap jujur, rendah hati, dan bisa dipercaya. Bukan hanya kaya, tapi juga baik hati dan dihormati banyak orang.
EVALUASI
